Home Culture Tari Merak Berasal dari Mana, Sejarah, Karakteristik, Makna dan Fungsinya
Tari merak berasal dari

Tari Merak Berasal dari Mana, Sejarah, Karakteristik, Makna dan Fungsinya

by Wahyu Ilahi

Tari Merak Berasal dari Mana? – Indonesia merupakan negeri yang sangat kaya akan keanekaragaman kebudayaannya. Budaya yang terdapat di ibu pertiwi tercinta ini meliputi budaya tradisional dan modern yang menarik sekali untuk dipelajari. Dari sekian banyak kebudayaan tradisional tersebut, kesenian tari ialah salah satu peninggalan leluhur yang harus kita jaga sebagai generasi muda.

Tari merak berasal dari daerah pasundan, merupakan tarian yang mengekspresikan kehidupan burung merak. Setiap gerakan dari tarian ini diadaptasi dari tingkah laku burung merak, tentang pesona burung merak jantan yang bersolek untuk menarik hati si merak betina.

Tarian ini umumnya ditarikan bersamaan, umumnya 3 penari ataupun bisa juga lebih yang masing- masing memiliki tugas sebagai perempuan dan laki- lakinya.

Sejarah Tari Merak

Tari merak berasal dari

Tari Merak berasal dari provinsi Jawa Barat, yang pertama kali diperkenalkan di jajaran pentas seni dunia oleh seorang seniman Sunda bernama Raden Tjetjep Soemantri pada tahun 1950.

Pada mulanya tari merak hanya diciptakan sebagai intretasi dari gerakan burung merak jantan yang memperlihatkan keindahannya kepada merak betina melalui kepakan ekornya.

Namun seiring perkembangan dan melalui beberapa revisi, tari ini menjadi tari kontemporer dan dinamis. Tari merak kini berkembang menjadi tari berpasangan atau berkelompok, untuk membedakan peran merak jantan dan merak betina.

Tari merak diperkenalkan pada tahun 1950 oleh Raden Tjetjep Soemantri, dan mendapat beberapa revisi/penambahan yakni di tahun 1965 oleh Irawati Durban dan di tahun 1993 oleh Romanita Santoso

Baca juga :

Ciri khas dan karakteristik

Tari merak berasal dari

Tarian ini memiliki ciri khas dan karakteristiknya sendiri dibanding tarian lainnya. Hal ini bisa dilihat dari gerakan penari, properti, serta penyajiannya yang unik.

Adapun ciri khas dan karakteristik tarian ini yang berbeda dengan tarian lainnya, antara lain:

  • Kostum penari berdesain mirip seperti tubuh burung merak lengkap dengan bulu-bulunya. Kostum penari dilengkapi dengan sepasang sayap yang bisa dikembangkan. Selain itu, terdapat mahkota pada bagian kepala penari.
  • Gerakan penari merak sebisa mungkin mengikuti tingkah laku merak jantan pada saat mendekati merak betina. Gerakan-gerakan itu dilakukan dengan gemulai.

Makna

Tari merak menggambarkan tingkah laku burung merak jantang saat mendekati burung merak betina. Gerakan-gerakan yang ditampilkan menujukkan setiap usaha dari burung merak jantan agar sang betina menerima cintanya dengan cara mengepakan bulu ekornya untuk memamerkan warna-warnanya yang indah.

Makna tersebut diperlihatkan melalui gerakan yang lembut, luwes dan tangkas yang menarik perhatian penonton. Karena makna dan filosifi tersebut itu pula tarian ini kerap digunakan sebagai tarian untuk menyambut pengantin pria ke pelaminan pada upacara pernikahan.

Fungsi

Tari merak biasanya sering ditampilkan pada acara penyambutan tamu, namun juga berfungsi sebagai tarian hiburan dan pengsisi acara masyarakat. Berikut ini adalah beberapa fungsi dan penggunaan tari merak, diantaranya:

  • Tarian merak adalah salah satu tari dari Jawa Barat yang biasanya digunakan untuk menerima tamu dalam acara pernikahan
  • Tari merak digunakan untuk menyambut rombongan pengantin pria menuju tempat pelaminan
  • Tarian ini juga digunakan sebagai tarian penyambutan ketika ada tamu-tamu penting
  • Tarian merak merupakan tarian asli Jawa Barat yang ikut mengenalkan Indonesia di mata Internasional

Gerakan Dasar Tarian Merak

Agar dapat mempelajari tarian merak, kita perlu memahami gerakan dasarnya. Berikut ini adalah dasar tari merak, yaitu:

  • Galier – Yaitu gerakan yang mengharuskan penari untuk memutar kepalanya ke arah kanan, kiri, depan dan belakang.
  • Gilek – Yaitu gerakan dalam tari merak yang menharuskan penari menggelengkan kepala ke kanan dan ke kiri.
  • Ukel – Yaitu gerakan tangan pada tari merak yang dilakukan secara luwes saat memutar tangan sesuai irama musik pengiring.
  • Selut – Adalah gerakan tangan ke kanan dan ke kiri bersamaan dengan gerakan mendorong tangan ke depan atau ke atas sesuai irama secar bergantian.
  • Tepak Bahu – Yaitu gerakan tepak bahu adalah gerakan penari saat menempuk pundah dengan salah satu tangannya. Tepak bahu dilakukan dengan posisi tangan bersilang dalam dua putaran tangan.
  • Capang – Merupakan gerakan penari merak ketika menekuk satu tangan.
  • Nyawang – Ialah gerakan isyarat tangan dari penari yang menujukkan kepada para penonton bahwa penari sedang melihat jauh ke depan.
  • Lontang Kanan atau Kiri –Merupakan gerakan tangan penari merak menggunakan kedua tangannya untuk saling bergerak bergantian.
  • Duduk Deku – Adalah gerakan peanri duduk bersila atau melipat kakinya ke bawah.
  • Seser – Adalah gerak kaki yang mengharuskan penari untuk menggeser kaki kenan dan ke kiri.
  • Sirig – Yaitu gerakan kaki penari merak saat menggouangkan kedua kakinya secara bersamaan.

Sedangkan untuk gerakan campuran atau gabungan ialah gerakan yang dilakukan penari berupa gabungan antara gerak kepala, tangan dan kaki secara bersama-sama, namun tangan dan kaki harus bergerak dengan pasangan berbeda. Artinya gerakan itu dilakukan secara menyilang antara tangan kanan dengan kaki kiri, begitu pula sebaliknya.

Tari merak biasanya dilakukan secara serempak dan terdiri dari tiga penari atau lebih. Lagu populer yang sering kali digunakan sebagai pengiring tarian merak adalah Cingcangkeling.

Keunikan Tari Merak

Tidak cuma menarik untuk ditonton, tari merak juga mempunyai beragam keunikan lain. Berikut ini beberapa keunikan tarian merak yang membedakannya dari tarian lainnya:

  • Kostum Penari, hal unik pertama dari tarian adalah kostumnya yang indah dan dibuat semirip mungkin seperti tubuh burung merak. Bahkan baju penari juga diberi ornament bulu-bulu pelengkap dan juga penari mengenakan mahkota di kepalanya agar nampak lebih serupa.
  • Gerakan Penari, gerakan penari merak terinspirasi dari perjuangan merak jantan untuk mendapat atensi dari merak betina. Oleh karena itu, gerakannya sangat unik dan menarik.
  • Alunan Musik, pada beberapa bagaian tarian, akan muncul suara keras dari bonang yang menandakan bahwa burung merak sedang bermesraan.
  • Tarian merak dilakukan secara berpasangan dan diiringi gending lagu macan tutul.

Perkembangan Tari Merak

Tarian merak merupakan salah satu kesenian tradisional Indonesia yang berasal dari Jawa Barat. Masyarakat Jawa Barat harus bangga terhadap warisan budaya ini dan tetap melestarikannya.

Pemahaman mengenai sejarah, makna, filosofi, dan kemudian mempelajari gerakan tari merak ialah salah satu bentuk pelestariannya.

Baca Juga