Home DIY Konservasi energi: 7 cara untuk menghemat energi
hemat energi

Konservasi energi: 7 cara untuk menghemat energi

by Wahyu Ilahi

Jika Anda peduli dengan lingkungan dan melindungi planet ini, Anda tertarik untuk menghemat energi, tetapi banyak orang bertanya pada diri sendiri; “apa yang bisa saya lakukan untuk menghemat energi di rumah?”.

Konservasi energi dan perubahan iklim telah menjadi diskusi yang konstan selama beberapa tahun terakhir. Artikel berita, iklan, dan kampanye politik lokal terus-menerus menampilkan kata kunci seperti “konservasi energi”, “krisis iklim”, dan “energi terbarukan”.

Ada banyak cara berbeda untuk mengurangi penggunaan energi rumah tangga Anda, mulai dari penyesuaian perilaku sederhana hingga perbaikan rumah yang ekstensif. Dua motif utama untuk menghemat energi adalah untuk menghemat tagihan listrik dan melindungi lingkungan. Berikut adalah sepuluh cara paling umum untuk menghemat energi dan menghemat listrik di rumah Anda, dari yang paling sederhana hingga yang paling intensif.

Konservasi energi menjadi mudah: 7 cara teratas untuk menghemat energi

Sesuaikan perilaku Anda sehari-hari

Untuk mengurangi konsumsi energi di rumah Anda, Anda tidak perlu keluar dan membeli produk hemat energi. Penghematan energi bisa sesederhana mematikan lampu atau peralatan saat Anda tidak membutuhkannya. Anda juga dapat mengurangi penggunaan peralatan yang boros energi dengan melakukan tugas-tugas rumah tangga secara manual, seperti menjemur pakaian alih-alih memasukkannya ke dalam pengering, atau mencuci piring dengan tangan.

Ada alat yang dapat Anda gunakan untuk mengetahui ke mana sebagian besar listrik mengalir di rumah Anda dan peralatan mana yang paling banyak menggunakan listrik setiap hari.

Matikan lampu ketika tidak dipakai

Pernahkah Anda meninggalkan ruangan dengan lampu menyala? Tanpa disadari Anda mungkin sering membiarkan lampu ruang kamar atau ruang tamu menyala, padahal Anda sedang keluar rumah.

Meski sadar, sering kali seseorang malas untuk mematikan lampu. Jika Anda sudah terbiasa mematikan lampu ketika tidak dipakai, hal kecil itu bisa menghemat energi yang terpakai di rumah.

Ganti bola lampu Anda

Bola lampu pijar tradisional mengkonsumsi listrik dalam jumlah yang berlebihan dan harus diganti lebih sering daripada alternatif hemat energinya.

Lampu pijar halogen, lampu CFL (Compact Fluorescent Light), dan lampu LED (Light Emitting Diode) menggunakan listrik 25-80 persen lebih sedikit dan bertahan 3 hingga 25 kali lebih lama daripada lampu tradisional.

Meskipun bohlam hemat energi harganya lebih mahal, penggunaan energinya yang efisien dan masa pakai yang lebih lama berarti harganya lebih murah dalam jangka panjang.

Gunakan soket ekstensi pintar

“Phantom Load”, atau listrik yang digunakan oleh elektronik saat dimatikan atau dalam mode siaga, merupakan sumber utama pemborosan energi. Faktanya, diperkirakan 75% energi yang digunakan untuk menyalakan elektronik rumah tangga dikonsumsi saat dimatikan.
Smart Power Strip menghilangkan masalah phantom load dengan mematikan daya ke elektronik saat tidak digunakan. Smart Power Strip dapat diatur untuk dimatikan pada waktu yang ditentukan, selama periode tidak aktif, melalui sakelar jarak jauh, atau berdasarkan status perangkat “utama”.

Beli peralatan hemat energi

Rata-rata, peralatan bertanggung jawab atas sekitar 13% dari total penggunaan energi rumah tangga. Saat membeli alat, Anda harus memperhatikan dua angka: harga pembelian awal dan biaya pengoperasian tahunan.

Meskipun peralatan hemat energi mungkin memiliki harga pembelian di muka yang lebih tinggi, biaya pengoperasiannya seringkali 9-25% lebih rendah daripada model konvensional.

Kurangi biaya pemanas air Anda

Pemanas air adalah kontributor utama konsumsi energi. Selain membeli pemanas air hemat energi.

Jika Anda mempertimbangkan untuk mengganti pemanas air Anda dengan model yang efisien, Anda harus mengingat dua faktor: jenis pemanas air yang memenuhi kebutuhan Anda dan jenis bahan bakar yang akan digunakan.

Misalnya, pemanas air tanpa tangki hemat energi, tetapi juga merupakan pilihan yang buruk untuk keluarga besar karena tidak dapat menangani penggunaan air panas yang banyak dan simultan. Pemanas air yang efisien dapat berkisar antara 8% dan 300% lebih hemat energi daripada pemanas air penyimpanan konvensional.

Bungkus makanan dan minuman di dalam kulkas.

Ketika makanan melepaskan kelembapan, mereka membuat kompresor bekerja lebih keras untuk menjaga unit tetap dingin.

Luangkan beberapa detik untuk memakai bungkus plastik untuk menahan kelembapan itu. Lebih baik lagi, masukkan makanan itu ke dalam wadah yang dapat digunakan kembali dengan penutup untuk menghindari membuang bungkus plastik.

Mengapa menghemat energi?

Konservasi energi penting dan bermanfaat karena berbagai alasan. Anda dapat menghemat uang, meningkatkan nilai properti Anda, dan melindungi lingkungan melalui tindakan hemat energi sederhana. Ini adalah manfaat besar yang dapat Anda peroleh dari penghematan energi, tidak peduli motivasi pasti Anda untuk konservasi. Dengan hanya mengambil langkah kecil menuju gaya hidup yang lebih sadar energi, Anda dapat mulai menikmati semua keuntungan dari hemat energi.

Baca Juga